Jumat, 24 April 2009

Arab Saudi

Negeri yang terkenal dengan minyak buminya itu tak luput dari serbuan Nasionalisme. Arab Saudi menjadi sergapan Inggris. Inggris menfaatkan Syarief Husain, Faisal dan Abdullah untuk melawan khilafah Utsmaniyah, yang sesungguhnya di Turki sendiri tengah dikuasai Inggris, dengan menguasai Saudi dan Turki, Inggris hendak memecah kaum muslimin kedalam kepingan kecil yang akan mudah dihancurkan.

Bermula dengan membonekakan Syarief Husain, serta dipandegani seorang agen Inggris TB. Lawrance. Namun dalam film "Lawrance of Arabia", Lawrance yang kafir itu diposisikan sebagai pahlawan. Waktupun berjalan beriringan dengan semakin terpuruknya kondisi umat Islam di Arab Saudi.

Inggris berhasil menancapkan kukunya di hampir seluruh wilayah Saudi, dengan mengalihkan dukunganya kepada Abdul Al-Aziz bin Saud, akhir tahun 1927 keluarga Saud telah berhasil menguasai seluruh jaziriah Arab. Jadilah Keluarga Saud penguasa tunggal di Saudi dengan Inggris sebagai pemegang kendali. Diratifikasilah perjanjian oleh Inggris kepada keluarga Saud sebagai imbalan terhadap kekuasaan Inggris, Para Syekh teluk di Qatar, Bahrain, Uni Emirat Arab, Oman.

Tahun 1932 Jaziriah Arab diberikan ke keluarga Saud dengan nama pemerintahan Arab Saudi dan berlangsung turun-temurun hingga sekarang.